Elon Musk Resmi Jadi CEO Twitter, Bikin Akun Verifikasi Berbayar dan Hidupkan Vine

Kesimpulannya sah, Elon Musk jadi CEO Twitter. Elon Musk berencana peruntukan akun konfirmasi berbayar serta bangkitkan aplikasi Vine!

Drama antara Elon Musk serta Twitter kesimpulannya sah selesai. Semacam yang kita ketahui, sebagian bulan kemudian, bumi dihebohkan dengan artikel Elon Musk yang mau membeli Twitter.

Meski luang rawan tertunda serta selesai perang di majelis hukum, tetapi saat ini berlainan. Elon Musk sah membeli Twitter dengan harga Rp 682 triliun.

Tidak cuma jadi owner Twitter, Elon Musk sah memecat CEO Twitter, Parag Agrawal serta memberinya duit pesangon Rp 1, 9 triliun.

Elon Musk CEO Twitter, Gantikan Parag Agrawal!

Dengan dipecatnya Parag Agrawal, posisi CEO Twitter otomatis kosong. Tetapi itu tidak bertahan lama, sebab Elon Musk lekas memuat kehampaan itu.

Elon Musk tidak menunjuk orang lain buat jadi CEO Twitter. Tetapi saat ini Elon Musk sendirilah yang berprofesi jadi CEO Twitter.

Hingga saat ini belum dikenal hingga bila Elon hendak berprofesi selaku CEO Twitter. Pula belum dikenal apakah beliau hendak menunjuk orang lain selaku CEO Twitter ataupun tidak. Tetapi yang nyata, puncak arahan Twitter saat ini terdapat di tangan Elon.

Selaku CEO Twitter yang terkini, terdapat banyak ilham edan yang sedia dieksekusi Elon. Ilustrasinya baru- baru ini, Elon menghasilkan artikel buat membuat centang biru Twitter jadi layanan berlangganan.

Diambil dari The Verge, Elon Musk berencana buat pergantian di Twitter Blue. Jika klien Twitter Blue mau menjaga centang biru mereka, klien wajib berlangganan$20 atau bulan ataupun Rp 300 ribu atau bulan.

Stephen King, si cerpenis cerita horor, warnanya keberatan. Menanggapinya Elon menawarkan bayaran yang lebih ekonomis, ialah$8.

Baca Juga :   Selamat Tinggal Microsoft Office, Sambut Wajah Baru Microsoft 365.

Tidak cuma itu, Elon Musk pula berencana menghidupkan aplikasi film pendek Vine. Elon Musk mau supaya Vine balik, bagus selaku aplikasi mandiri ataupun fitur di dalam Twitter.

Tetapi yang nyata, Elon Musk membagikan deadline cetak biru Vine hingga bertepatan pada 7 November 2022. Jika hingga bertepatan pada segitu cetak biru belum jadi, hingga regu yang menanggulangi Vine hendak dihentikan seluruh.

Bagaimanapun pula, itu cuma sedikit pergantian yang dibawa Elon Musk di Twitter. Lebih dahulu, Elon Musk pula mengganti laman halaman Twitter spesial buat konsumen yang logout.

Jika lebih dahulu konsumen logout membuka halaman Twitter, mereka hendak memandang laman registrasi. Tetapi saat ini laman halaman Twitter hendak menunjukkan tweet serta berita terbaru yang lagi gaya.

Tidak cuma itu, Elon Musk pula berencana memecat 25% pegawai Twitter. Serta itu dimulai dengan pemecatan Parag Agrawal sebagian durasi kemudian.

Sumber : perumperindo.co.id

Related posts